Tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) itu ditembak di kawasan selatan Jalur Gaza dan kemudian tewas akibat luka yang dia derita, catat militer Zionis Israel dalam pernyataan tertulisnya, yang dikutip Reuters.

Tentara itu adalah yang pertama dibunuh di front Gaza dalam tugas aktif sejak perang 2014 antara Israel dan Hamas, kata seorang jurubicara militer Zionis Israel. Dia berada di “tugas operasional” ketika dia dan rekannya di serang, kata militer.

Setidaknya empat warga Palestina tewas dalam serangan Zionis Israel, menurut para pejabat medis Palestina. Hamas, gerakan Islamis bersenjata yang mengontrol Gaza, mengatakan tiga dari mereka yang tewas adalah pejuangnya. Yang keempat adalah seorang pengunjuk rasa, penduduk setempat, petugas medis mengatakan. Setidaknya 120 warga Gaza terluka.

sumber – IslamTimes