Rusia: AS Latih Militan Takfiri untuk Melancarkan Serangan Kimia di Suriah

 “Mereka sedang mempersiapkan serangkaian ledakan kimia. Fakta ini akan digunakan untuk menyalahkan pasukan pemerintah. Komponen untuk memproduksi amunisi kimia telah dikirim ke zona de-eskalasi selatan dengan dakwaan konvoi kemanusiaan dari sejumlah LSM, “komentar Rudskoy.
 
 
Seorang komandan militer Rusia berpangkat tinggi telah memperingatkan bahwa Amerika Serikat sedang melatih teroris dengan harapan mereka akan meluncurkan serangan kimia palsu di Suriah selatan untuk memberikan alasan bagi Washington untuk melakukan serangan udara terhadap pasukan pemerintah Suriah dan infrastrukturnya. .

“Kami memiliki informasi yang dapat dipercaya, bahwa instruktur AS telah melatih sejumlah kelompok militan di sekitar kota At-Tanf untuk memprovokasi dan melakukan serangan kimia di Suriah selatan,”ungkap juru bicara Staf Umum Jenderal Sergey Rudskoy pada sebuah briefing berita di Moskow pada hari Sabtu (17/3/18)

Dia menambahkan, “Pada awal Maret, kelompok tersebut dikirim ke zona de-eskalasi selatan ke kota Dara’a, di mana unit-unit yang disebut sebagai Tentara FSA ditempatkan.”

“Mereka sedang mempersiapkan serangkaian ledakan kimia. Fakta ini akan digunakan untuk menyalahkan pasukan pemerintah. Komponen untuk memproduksi amunisi kimia telah dikirim ke zona de-eskalasi selatan dengan dakwaan konvoi kemanusiaan dari sejumlah LSM, “komentar Rudskoy.

Militer senior Rusia selanjutnya mencatat bahwa rencana provokasi tersebut akan banyak dibahas di media Barat, dan pada akhirnya akan dijadikan dalih oleh koalisi pimpinan AS untuk melancarkan serangan ke Suriah.

Rudskoy memperingatkan bahwa serangan kimia palsu lainnya sedang dipersiapkan di provinsi Idlib, Suriah utara, oleh anggota kelompok teroris Takfiri Jabhat Fateh al-Sham, yang sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra, berkoordinasi dengan White Helmets.

 
sumber – IslamTimes
%d bloggers like this: