PBB: Solusi ‘Dua Negara’ Satu-satunya Penyelesaian untuk Konflik Israel-Palestina

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN) Antonio Guterres telah menekankan bahwa solusi dua negara tersebut adalah satu-satunya jalan keluar dari konflik Israel-Palestina selama puluhan tahun, yang memperingatkan bahwa “tren negatif” yang terjadi di wilayah tersebut dapat membahayakan solusi itu.
“Tidak ada Rencana B. Solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk mencapai hak-hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina dan menjamin solusi yang berkelanjutan untuk konflik tersebut,” Guterres mengatakan dalam sebuah pertemuan komite PBB mengenai hak-hak Palestina di New York pada Senin (5/2).

Dia memuji upaya yang dilakukan oleh masyarakat internasional untuk mendorong proses negosiasi menuju perselisihan Israel-Palestina dan dukungan PBB untuk solusi dua negara tersebut.

“Majelis Umum telah menegaskan kembali solusi dua negara tersebut melalui pembentukan Negara Palestina sebagai satu-satunya cara untuk mencapai stabilitas, perdamaian, kemakmuran dan pembangunan di kawasan ini,” tambahnya.

“Tren negatif di lapangan memiliki potensi untuk menciptakan realitas satu negara yang tidak dapat dipulihkan yang tidak sesuai dengan mewujudkan aspirasi nasional, historis dan demokratis yang sah baik dari orang Zionis Israel maupun Palestina,” kata Guterres, yang tampaknya mengacu pada tindakan permusuhan Presiden AS Donald Trump terhadap Orang Palestina.

Desember lalu, Trump menyatakan bahwa Washington mengakui Yerusalem al-Quds sebagai “ibukota” Zionis Israel dan berencana untuk memindahkan kedutaan besar Amerika dari Tel Aviv ke kota itu.