AS Mengerahkan Pasukan ke Wilayah-wilayah yang Diduduki untuk Latihan Bersama dengan ‘Israel’

AS telah menempatkan pasukan militernya ke wilayah-wilayah yang diduduki Zionis Israel menjelang latihan bersama dengan Tel Aviv saat rezim tersebut meningkatkan ancaman perang baru melawan Lebanon.
Media Zionis Israel mengumumkan kedatangan tentara Amerika pada hari Kamis (1/2) dalam persiapan untuk latihan militer dua tahunan Juniper Cobra, yang akan dimulai minggu depan.

Edisi terakhir latihan tersebut melibatkan lebih dari 3.000 pasukan dari kedua belah pihak.

Sumber tersebut mengatakan bahwa manuver tersebut mensimulasikan keterlibatan dengan negara-negara yang berada di utara dan selatan wilayah-wilayah pendudukan, termasuk Lebanon.

Zionis Israel dan Lebanon secara teknis berperang sejak tahun 1967 ketika rezim tersebut menduduki peternakan Shebaa di negara itu.

Zionis Israel melakukan dua perang grosir melawan Lebanon pada tahun 2000 dan 2006 untuk mengalahkan gerakan perlawanan Hizbullah di negara tersebut, yang merupakan kekuatan militer de facto Lebanon.

Tel Aviv gagal mencapai ambisi dalam kedua perang tersebut dalam menghadapi perlawanan keras Hizbullah, didukung oleh tentara nasional, dan sebaliknya melihat mitos terkalahkannya yang menjadi pukulan serius.

Pada hari Rabu (31/1), menteri militer Israel, Avigdor Lieberman, memperbarui ancaman perang baru melawan Lebanon, mengatakan bahwa Beirut akan “membayar harga penuh” atas hubungannya dengan Tehran dalam serangan militer masa depan.

Lieberman juga memperingatkan perusahaan untuk tidak melakukan kegiatan eksplorasi minyak dan gas dengan Lebanon.

Hizbullah menanggapi dengan mengatakan bahwa kelompok tersebut akan “secara tegas menghadapi serangan terhadap hak minyak dan gas kita.”[IT/r]