Seorang analis mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak menghormati undang-undang internasional, menambahkan bahwa mereka berusaha menghancurkan negara manapun yang menentang kebijakan luar negerinya.

“Jadi kita melihat penghancuran negara-negara seperti Somalia dan Irak dan Libya dan usaha penghancuran di Suriah, meski Suriah belum bisa dikalahkan oleh AS, dan semua negara ini adalah negara-negara yang menentang kebijakan luar negeri AS. Jadi itu sebabnya mereka ikut campur. Ini tidak ada kaitannya dengan hukum internasional, “Paul Larudee, mantan penasihat pemerintah AS mengatakan kepada PressTV dalam sebuah wawancara pada hari Sabtu.

AS dan sekutunya terus mendukung terorisme di Suriah untuk menjatuhkan Bashar Asad, dan berusaha menggantikannya dengan seseorang yang sesuai dengan kebijakan politik Amerika Serikat di kawasan tersebut.

AS bukan hanya tidak menghormati undang-undang Internasional, Washington juga tidak segan-segan membunuh Ratusan ribu bahkan jutaan warga sipil untuk mengejar target kebijakan negaranya di seluruh dunia, Satu juta warga sipil Irak telah menjadi bukti nyata kekejaman AS, Irak yang dituduh AS memiliki senjata pemusnah massal menjadi alasan invansi AS di negara tersebut, sejuta warga sipil Irak terbunuh, namun senjata pemusnah massal yang diyakini AS tak pernah terlihat hingga akhir invansi berakhir.(IT/TGM)